Marching band kebanggaan Banten yakni Gita Surosowan Banten Drum & Bugle Corps, meraih sejumlah gelar juara pada sejumlah mata lomba di kejuaraan BJB Indonesia Drum Corps Competition (IDCC) 2018 di ICE, Tangerang Selatan, 16-17 November 2018. Squad ini juga merupakan pengguna TAMA selama bertahun-tahun dan mersakan bagaiaman sound dari TAMA sesuai dengan visi mereka.

Dalam IDCC 2018 ini, Gita Surosowan Banten meraih juara pertama pada mata lomba Drumline batle, peringkat ketiga world class sound sport, dan juara tiga street parade. Gita Surosowan bersaing dengan tim marching band yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Sound sport ketiga, street parade ketiga, drumbatle Alhamdulillah juara pertama,” ujar Koordinator Gita Surosowan Banten Drum & Bugle Corps, Tb Kumaru Nurzaman.
TB Kamaru mengungkapkan kebanggaannya kepada kawan-kawan Gita Surosowan, karena untuk dapat mengikuti kejuaraan tersebut kawan-kawan Gita Surosowan “mengamen” di acara-acara komersil.
“Bukti tidak ada satu pun yang dapat menghalangi semangat anak-anak untuk meraih prestasi. Ada atau tidak ada dukungan dari pemerintah. Dengan tidak ada anggaran pembinaan dan mengikuti kejuaraan. Anggarannya dapat dari ngamen, kegiatan yang komersil, seperti acara di Indosiar dan SCTV kemarin. Hasil dari situ kita jadikan modal untuk ikut tanding di kejuaraan,” ujarnya.
Hal ini juga diungkapkan oleh salah satu pelatih dari MB Gita Surosowan Banten, Arka. “ Lawan kami bukanlah pemula, dan banyak dari mereka merupakan juara-juara dalam kompetisi marching di Indonesia. Bahkan, menjadi juara 1 Drum Battle dengan lawan MB BCK Duri yang dalam IDCC ini menyabet 2 gelar merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami”.
Seperti yang diungkapkan oleh TB Kamaru adalah bahwa Ia tidak memasang target muluk dalam event tersebut karena mengukur kemampuan atletnya. Sebab, berkompetisi dalam IDCC 2018 cukup kompetitif, sehingga ajang tersebut hanya sebatas eksistensi saja. “Kami ingin tunjukan PDBI Kota Serang itu ada,” ucapnya.
TB Kamaru juga mengucapkan terimakasih banyak kepada para pelatih Gita Surosowan yang telah bekerja keras melatih meski tanpa honor.
“Luar biasanya pelatih ini yang sebagian besar alumni mereka tanpa honor pun masih mau melatih, sampai kita berhasil meraih juara,” tuturnya.
Sehingga beberapa pencapaian dan prestasi yang diraih oleh anak-anak asuhnya dalam dalam IDCC 2018 ini membuat dia merasa sangat bangga dan terharu.
Untuk diketahui, Gita Surosowan merupakan marching band dibawah binaan provinsi Banten yang telah terbentuk sejak tahun 2005. Dan telah meraih sejumlah prestasi ditingkat nasional ataupun internasional. (BermusikID)