Sebanyak 28 Marching Band tercatat menjadi peserta IDCC 2018. Event marching berkelas internasional ini diadakan di ICE BSD pada tangga 16 – 18 November 2018. Event marching ini merupakan event asuhan Hj. Rano “si Doel” Karno yang merupakan founder dari IDCC. Dalam pembukaan acara ini, Hj. Rano Karno menyampaikan harapannya bahwa nantinya, IDCC juga meraup peserta dari luar negeri. Acara ini merupakan perhelatan yang di sponsori oleh Bak BJB dan juga TAMA Marching.

Ada 4 kelas yang dipertandingkan oleh 28 squad marching yang berasal dari berbagai daerah ini, yaitu Drum Corps, Sound Sport, Street Parade dan Drumline Battle. Karena IDCC merupakan event berkelas internasional, untuk para juri juga merupakan juri-juri internasional. Mereka adalah juri-juri dari Amerika Serikat yaitu Michael Stone, Gary Markham, Michael Turner, Nipat Kanchanahud, Lee Carlson dan Alan Kristensen.

Peserta IDCC 2018 ini terdiri dari berbagai usia, dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Di sini merupakan ajang mereka membuktikan suatu prestasi dan dedikasi. Di ajang inilah bagaimana mereka memperlihatkan etos kerjasama yang secara substansial sangat luar biasa. Sangat mengagumkan melihat mereka beraksi, bekerjasama dan menyuguhkan hiburan yang sangat fantastik. Presiden Indonesia Drum Corps Championship (IDCC), Haridoyo Sugianto menyampaikan, penyelenggaraan Bank BJB Indonesia Drum Corps Championship 2018, yang terselenggara kali ini diharapkan dapat membangkitkan semangat pemuda-pemudi Indonesia dalam meraih prestasi. “Kita berharap dalam penyelenggaraan kejuaraan Bank BJB Indonesia Drum Corps Championship 2018 kali ini dapat membangkitkan semangat muda-mudi Indonesia untuk meraih prestasi di tingkat Nasional maupun Internasional,” jelas Haridoyo Sugiyanto, saat memberikan sambutannya di kejuaraan IDCC 2018. Keluar sebagai juara IDCC 2018 adalah squad MB Daar El-Qolam Islamic Boarding School yang secara gemilang tampil dalam final Drum Corps IDCC 2018 dan berhak mendapatkan 1 set TAMA marching. Sementara untuk kelas Sound Sport dan Street Parade, secara fenomenal berhasil di kunci oleh squad marching dari MB BCK Duri – riau. Sedang untuk Drumline Battle, direbut dengan angka mutlak oleh MB Gita Surosowan Banten yang merupakan Squad pengguna TAMA marching. Selama 3 hari, persaingan antar squad ini menjadi hiburan yang sangat menarik. Disana terdapat talenta-talenta luar biasa. Pantauan bermusikID, peserta-peserta ini berlatih sangat gigih selama 3 hari. Melawan lelah, kantuk dan panas. Melihat perjuangan para peserta ini, kita menyaksikan dedikasi yang luar biasa. Bahkan, peserta anak-anak pun menyuguhkan suatu performa yang membuat kita berdecak kagum. TAMA TALENT CHAMPIONSHIP Pada IDCC 2018 ini, TAMA kembali membuka kesempatan untuk peserta IDCC membuktikan skill mereka secara personal. Tama Talent Championship merupakan kompetisi perseorangan dengan menggunakan snare atau tenor. Kompetisi ini memperebutkan hadiah-hadiah uang tunai yang cukup besar. Untuk juara 1 akan diganjar hadiah sebesar 2 juta rupiah, Juara 2 sebesar 1 juta rupiah dan juara 3 sebesar 750 ribu rupiah. Tercatat puluhan peserta mendaftar dari berbagai squad yang berpartisipasi dalam IDCC 2018. Dikarenakan membludaknya peserta, tidak semua dapat membuktikan diri diajang ini. Pada akhirnya, anggota-anggota dari MB BCK Duri menunjukan kehebatannya di ajang perseorangan ini. Juara 1 diraih oleh Gillbrain dari MB BCK Duri, Juara 2 direbut oleh Naldo dari MB UPN Jogja dan Juara 3 di sabet oleh Giovan Apprilian dari MB BCK Duri. Secara keseluruhan, perhelatan IDCC 2018 ini menunjukan bahwa Indonesia dapat mengadakan event berkelas internasional. Baik dari segi tempat dan fasilitas. Oleh karena itu, dalam penutupan juga Hj. Rano Karno mengungkapkan betapa puasnya beliau melihat kesuksesan event ini. (BermusikID)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]